Secara Umum berikut ini adalah Alur / Prosedur Pembelian dan kepemilikan Properti Syariah yang akan dilalui oleh setiap calon konsumen.

  1. Melakukan interaksi dan tanya jawab dengan Marketing di Afdani Property sesuai dengan Produk Properti yang diminati. Mulai dari Spesifikasi, Siteplan, Skema cicilan, lokasi, dll. Sehingga Calon Konsumen benar-benar paham tentang produk properti tersebut.
  2. Jika dirasa kurang cocok atau Skema cicilan terlalu berat, Marketing  akan coba membantu mencarikan yang sesuai dan masuk dengan budget Calon Konsumen.
  3. Survey lokasi dengan menghubungi Marketing minimal H-1 kemudian Marketing akan menindaklanjuti ke pihak Developer dan tim inhouse sesuai dengan lokasi Proyek tersebut berada agar Calon Konsumen bisa dilayani di Kantor Pemasaran atau ditemani untuk Survey langsung ke lokasi.
  4. Jika cocok, Calon Konsumen dapat membayarkan tanda jadi (Booking Fee) dan dan dipersilahkan untuk memilih Unit / Kavling yang tersedia. Pembayaran ini memotong pada total harga jual.
  5. Mengisi dan menandatangani Formulur / Surat Pemesanan Rumah (SPR) dan bersedia mematuhi ketentuan yang berlaku.
  6. Maksimal 7 atau 14 hari dari tanggal Booking Fee, Konsumen diwajibkan melakukan pembayaran Uang Muka (DP) pertama. Baik Secara Cash maupun dicicil sesuai yang tertuang di SPR.
  7. Menyerahkan kelengkapan data seperti KTP, KK, NPWP, Surat Nikah, Surat Keterangan Kerja dan Slip Gaji. Beberapa Developer dan Proyek tertentu, tidak mewajibkan Konsumen untuk menyerahkan Surat Keterangan Kerja dan Slip Gaji karena yang terpeting Konsumen mampu membayar DP dan Cicilan.
  8. Data konsumen dan formulir permohonan pembelian rumah tersebut akan diverifikasi oleh pihak developer tanpa ada proses BI Checking. Namun Developer berhak memutuskan apakah permohonan calon konsumen tersebut diterima untuk diproses lebih lanjut atau ditolak.
  9.  Jika Calon Konsumen dianggap tidak memenuhi ketentuan dan persyaratan maka pengajuan pembelian dibatalkan dan Booking Fee dikembalikan sesuai prosedur yang berlaku
  10. Setelah pengajuan konsumen disetujui, proses dapat dilanjutkan dan konsumen diwajibkan untuk melunasi DP sesuai yang tertuang di SPR.
  11. Setelah DP lunas, konsumen akan diundang untuk pelaksanaan Akad Istishna’ (perjanjian jual beli secara syar’i) sekaligus penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).
  12. Selanjutnya Konsumen diwajibkan membayar angsuran tepat waktu setiap bulannya sesuai jadwal pembayaran yang sudah ditandatangani dalam SPR.
  13. Unit rumah akan dibangun oleh Developer sesuai ketentuan tahapan pembanguan.
  14. Setelah unit rumah selesai dibangun, konsumen akan diundang untuk penandatanganan Akta Jual Beli (AJB), serah terima kunci dan sekaligus tanda tangan surat pernyataan penitipan sertifikat
  15. Dengan dasar AJB yang sudah ditandatangani oleh Konsumen, Developer memproses Balik Nama Sertifikat, IMB, dan PBB menjadi atas nama konsumen dan memproses penitipan Sertifikat ke pihak yang ditunjuk.
  16. Konsumen berhak menerima copy data legalitas atas unit rumah yang telah dibeli
  17. Setelah sisa kewajiban cicilan LUNAS, Konsumen akan menerima surat tanda bukti lunas dari Developer dan dapat mengambil Sertifikat ke pihak penitipan yang ditunjuk
  18. Pelunasan sisa kewajiban atas rumah yang dibeli dapat juga dipercepat tanpa dikenakan denda  atau tetap mengikuti ketentuan di SPR.
  19. Rumah sepenuhnya telah menjadi milik Konsuman dan Insya Allah Berkah baik dunia maupun akhirat.

 

0 Komentar